Penggunaan pewarna alami dalam industri tekstil semakin berkurang karena pewarna sintetis dianggap lebih praktis meskipun berdampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Tinta cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan pewarna alami yang aman dan ramah lingkungan, namun masih jarang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan tinta cumi-cumi sebagai pewarna alami pada sarung bantal hias menggunakan teknik ikat celup. Metode yang digunakan adalah eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif, melibatkan lima informan yang dipilih secara purposive. Penelitian dilakukan selama empat bulan di Laboratorium Tata Busana PKK FKIP Universitas Syiah Kuala. Tahapan penelitian meliputi ekstraksi tinta cumi-cumi, pewarnaan kain katun dengan fiksator tawas dan tunjung, pembuatan produk, serta evaluasi melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinta cumi-cumi menghasilkan warna abu-abu khas, dengan fiksator tawas menghasilkan abu kebiruan dan tunjung menghasilkan abu kehijauan. Informan memberikan tanggapan positif terhadap warna, motif, kualitas produk, serta nilai estetika dan potensi jual. Penelitian ini membuktikan bahwa tinta cumi-cumi berpotensi sebagai alternatif pewarna alami ramah lingkungan pada produk tekstil rumah tangga.
Copyrights © 2026