Tanpa disadari inovasi perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa menjadi tolak ukur keberhasilan belajar. Salah satu penunjang dalam perkuliahan adalah ketersediaan bahan ajar dalam bentuk modul berbasis digital yang bersifat interaktif. Kebutuhan modul ajar diperuntukkan untuk pendampingan materi mengajar bagi guru IPA di sekolah menengah. Pembelajaran IPA Terpadu sebagai mata kuliah memfasilitasi pembuatan e-modul ajar yang telah di uji coba kepada mahasiswa Magister Pendidikan IPA FKIP Universitas Lampung sebagai representatif guru IPA yang telah mengajar di sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi 5 langkah yaitu 1) melakukan konsultasi dengan mentor dan berkoordinasi dengan dosen team teaching, 2) mengumpulkan referensi melalui studi literature pendukung, 3) menyusun draf e-modul interaktif 4) melakukan uji coba rancangan e-modul interaktif, 5) menyerahkan pembuatan e-modul interaktif. Hasil kegiatan pengabdian pembuatan e-modul interaktif berdasarkan instrumen menunjukkan bahwa 92,5% terpenuhi untuk menunjang proses pembelajaran. Hal ini memberikan implikasi yang berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta mempersiapkan calon pendidik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Di sisi lain, kegiatan ini juga mendorong dosen untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran dan pengembangan media, sehingga menciptakan lingkungan akademik yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
Copyrights © 2025