Permasalahan penumpukan sampah daun kering di lingkungan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menjadi isu penting yang berdampak pada kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan warga kampus. Seiring dengan partisipasi Universitas Negeri Malang dalam pemeringkatan UI GreenMetric, pengelolaan sampah menjadi indikator strategis yang harus ditangani secara inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna melalui implementasi mesin pencacah sampah daun kering. Penelitian dilakukan dengan pendekatan terapan pada tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) 4, dimulai dari analisis situasi, diskusi kelompok terfokus (FGD), penyusunan proposal, hingga pelaksanaan dan evaluasi penggunaan mesin pencacah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pencacah berperan signifikan dalam mengurangi volume sampah organik dan mendukung proses pengomposan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kebersihan lingkungan dan potensi kontribusi terhadap indikator pengelolaan limbah dan pendidikan pada UI GreenMetric. Meskipun demikian, tantangan masih ditemui dalam hal pelaksanaan rutin, manajemen operasional, dan pemahaman teknis pengguna. Rekomendasi mencakup penguatan program Jum’at Bersih, pembentukan tim pengelola, pelatihan komposting, serta integrasi kegiatan ini dalam kurikulum vokasi. Dengan strategi tersebut, inovasi ini berpeluang menjadi model pengelolaan sampah mandiri yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025