Talasemia merupakan penyakit kelainan genetik yang menyebabkan anemia kronis sejak masa kanak-kanak dan mengharuskan penderitanya menjalani transfusi darah seumur hidup. Di Indonesia, jumlah kasus talasemia terus meningkat setiap tahun, dengan Jawa Barat menjadi provinsi dengan kontribusi kasus terbanyak. Sayangnya, kesadaran mengenai pentingnya skrining pranikah untuk mencegah kelahiran anak dengan talasemia mayor masih tergolong rendah, termasuk di kalangan mahasiswa kedokteran yang seharusnya menjadi agen promosi kesehatan. Artikel ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode edukasi interaktif melalui permainan kartu TALAMATCH dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran tentang talasemia dan urgensi skrining pranikah. Kegiatan edukasi dilakukan pada 24 mahasiswa angkatan 2022–2024 menggunakan pre-test dan post-test, penyampaian materi interaktif, serta permainan TALAMATCH. Analisis peningkatan pengetahuan dilakukan melalui uji t berpasangan, sedangkan tingkat kesadaran diukur menggunakan kombinasi indikator pengetahuan dan perilaku. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 47,9 meningkat signifikan menjadi 114,5 setelah intervensi (p=5,12×10⁻¹²). Sebanyak 87,5% peserta mencapai tingkat kesadaran II atau III, melampaui indikator keberhasilan minimal sebesar 80%. Mayoritas peserta juga menyatakan metode TALAMATCH menarik, mudah dipahami, dan membantu mereka memahami risiko pewarisan talasemia. Berdasarkan temuan ini, edukasi berbasis permainan interaktif TALAMATCH terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa, serta memiliki potensi sebagai media promosi kesehatan yang inovatif dan aplikatif di masyarakat.
Copyrights © 2025