Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi

Analisis Strukturalisme Dalam Jurnalisme Digital Studi Kasus Manipulasi Di Indonesia

Harpina (Institut Agama Islam Negeri Parepare)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2024

Abstract

Abstrak: Artikel ini mengkaji pemikiran strukturalisme Ferdinand de Saussure dan Claude Lévi-Strauss serta pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu-ilmu sosial dan humaniora di Indonesia. Saussure, dengan teori linguistiknya, meletakkan dasar bagi analisis struktural dalam bahasa, sementara Lévi-Strauss mengaplikasikan prinsip-prinsip strukturalisme dalam antropologi budaya. Di Indonesia, strukturalisme telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, termasuk linguistik, antropologi, sastra, dan arsitektur. Pendekatan ini telah membantu mengungkap struktur-struktur yang mendasari fenomena sosial budaya di Nusantara. Meskipun menghadapi kritik, terutama dari aliran post-strukturalisme, strukturalisme tetap relevan dan terus diadaptasi untuk memahami kompleksitas realitas Indonesia. Tantangan utama adalah menyeimbangkan universalisme struktural dengan partikularisme budaya lokal. Warisan pemikiran Saussure dan Lévi-Strauss terus menginspirasi generasi baru peneliti Indonesia, mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap struktur-struktur yang membentuk realitas sosial budaya Indonesia. Keywords: Strukturalisme, Ferdinand de Saussure, Claude Lévi-Strauss, linguistik, antropologi, Indonesia, ilmu sosial, humaniora.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

publistikji

Publisher

Subject

Description

Publisistik : Riset Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi publishes academic research articles on theoretical and applied journalistic research as well as research in the field of media and communication. This journal is published by the Islamic Journalism Study Program of the Parepare State ...