cover
Contact Name
Muhammad Majdy Amiruddin
Contact Email
muhammadmajdyamiruddin@iainpare.ac.id
Phone
+6281241778806
Journal Mail Official
saojurnal@iainpare.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/publistikji/editorialteam
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 31101011     DOI : https://doi.org/10.35905/publistikji
Core Subject :
Publisistik : Riset Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi publishes academic research articles on theoretical and applied journalistic research as well as research in the field of media and communication. This journal is published by the Islamic Journalism Study Program of the Parepare State Islamic Institute. Articles submitted to this journal will be processed online and using a double blind review by at least two bestari partners.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Agenda Setting Pemberitaan Covid-19 dan Pelarangan Mudik pada Media Online di Indonesia Sunarti; Reski Aripai; Abd. Rahman
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui agenda setting pemberitaan covid-19 pada media online di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan kajian analisis deskriptif naratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yakni observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis Teun A. Van Dijk dengan enam elemen yaitu, tematik, skematik, semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris. Hasil penelitian menyatakan bahwa aspek pada elemen wacana Van Dijk yang digunakan penulis sebagai pedoman penelitian dapat dilaksanakan dengan baik oleh kelima media yang diteliti sesuai dengan kaidahnya. Kemudian, dari kelima pemberitaan terkait larangan mudik tidak ditemukan perbedaan yang signifikan masing-masing media. Namun, dari segi bahasa dan penulisan ada beberapa yang berbeda, seperti penulisan kata “Iduladha”, empat media menuliskan kata “Idul Adha”,dan satu media menuliskan “Iduladha”. Selain itu, Detik.com lebih memilih menggunakan kata “toron” daripada kata “mudik”.
Analisis Resepsi Khalayak pada Akun Sosial Media Instagram Pinrang Info Yusran Fahab
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10579

Abstract

Media sosial bukan hanya sekadar alat teknologi, melainkan juga merupakan fenomena sosial yang mempengaruhi cara komunikasi, interaksi, dan berbagi informasi diantara individu yang terhubung dalam jaringan tersebut. Pinrang_Info sebagai salah satu pengguna media sosial Instagram dengan akun Instagram “Pinrang_Info” media sosial informasi di Kabupaten Pinrang yang dijadikan wadah penyampaian kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemberitaan pada akun Pinrang_Info. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan permasalahan yang dirumuskan dan mempermudah pelaksanaan penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan, informan dipilih berdasarkan Purposive Sampling. Teori yang dipakai yaitu teori Encoding Decoding Stuart Hall dan Teori New Media. Hasil dari penelitian ini 1) Instagram Pinrang_Info sebagai penyedia informasi lokal memiliki jenis informasi yang sering dibagikan, salah satunya informasi seputar Kota Pinrang. 2) Sebagian khalayak berada pada posisi dominan. Di sisi lain, ada yang mengambil posisi negosiasi, menerima sebagian informasi dan tidak untuk beberapa konten yang dianggap kurang informatif atau tidak sesuai harapan. Terakhir , tidak ada narasumber yang secara eksplisit mengambil posisi oposisi.
Framing Penulisan Berita Pada Media Online Tuturkata Zulfikar Anindatama Haerul; Nurhakki Nurhakki; Nahrul Hayat
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10581

Abstract

Framing berita memiliki dampak signifikan terhadap cara masyarakat memahami isu atau fakta seputar persoalan pendidikan. Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi secara objektif, akurat dan relevan. Permasalahan utama dalam media online terkadang menggunakan framing yang tidak netral sehingga menyebabkan bias dan kesenjangan informasi sehingga berpengaruh terhadap pembentukan opini publik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis bagaimana seleksi isu dan penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan trianggulasi. Analisis data menggunakan teori Robert N Entman yaitu seleksi isu dan penonjolan aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 (lima) berita terakhir yang dipilih dilaman tuturkata.com disimpulkan bahwa: 1) Analisis seleksi isu dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com masih kurang kritis dalam seleksi isu. Hal ini tercermin dari minimnya diversitas sumber informasi, kurangnya analisis mendalam, cenderung menggunakan sensasionalisme dan clickbait, keterbatasan sudut pandang dan keterbatasan ruang untuk partisipasi publik dalam informasi pendidikan yang disajikan. Untuk mengatasi tantangan ini, perlu dilakukan langkah-langkah perbaikan seperti meningkatkan diversitas sumber informasi, medorong analisis mendalam, mengurangi sensasionalisme, dan menciptakan ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam media online. 2) Analisis penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com mengungkapkan sejumlah aspek kunci yang memerlukan evaluasi. Pertama, judul dan headline disajikan dengan jelas dan tidak menggunakan kata-kata sensational. Kedua, gaya bahasa dan narasi bersifat netral, dan menghindari kecenderungan atau merendahkan pihak tertentu.Dari hasil analisis tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi. Selain itu penulis memberikan saran dan rekomendasi kepada jurnalis, redaksi dan penerbit media Tuturkata agar tidak hanya menggunakan platform website dapat menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan platform lainnya dalam menyebarkan berita dan informasi kepada masyarakat sebab dengan menggunakan media sosial karena memberikan akses yang lebih mudah dan cepak serta interaksi langsung antara pembaca dan pembuat berita. Kata kunci: Framing, Berita, Media Online
Komunikasi Publik Presiden Joko Widodo Dalam Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Di Metro Tv Erni
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10637

Abstract

Penelitian ini menganalisis komunikasi publik presiden Joko Widodo dalam sosialisasi vaksinasi covid-19 di Metro TV. Tujuan penelitian ini untuk mendeskrifsikan strategi komunikasi publik presiden Joko Widodo dalam sosialisasi vaksinasi covid-19 di metro tv dan untuk mendeskrifsikan jenis retorika komunikasi publik presiden Joko Widodo dalam sosialisasi vaksinasi covid-19 di metro tv. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis wacana. Penelitian kualitatif menggunakan kajian analisis deskriftif naratif yaitu menggambarkan karakteristik individu, situasi, atau kelompok tertentu, dengan data yang diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Anasisis data mencakup banyaknya pengamatan yaitu mengkategorikan data, mengatur data, manipulasi data, menjumlahkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik presiden Joko Widodo berdasarkan 2 jenis retorika komunikasi publik yakni retorika demonstratif dan deliberatif sebagai upaya yang gunakan untuk mengetahui informasi, penyusunan, gaya dan pengingatan. Retorika dalam komunikasi publik Jokowi guna memberikan penerangan, keyakinan dan menggerakan atau mengarakan mereka untuk bertindak melaksanakan ide atau pesan yang telah dikomunikasikan.
Tantangan dan Strategi Radar Sulbar sebagai Lembaga Media Cetak di Era Digital Riski Wijihariani
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i1.10639

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji tantangan dan strategi media cetak Radar Sulbar di era digital berdasarkan analisis coding. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dibangun berdasarkan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian kualitatif ini menghasilkan data deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengelola data hasil wawancara Direktur Radar Sulbar, Redaktur pelaksana, dan langganan koran. Dari hasil wawancara dengan beberapa narasumber di atas peneliti mengolah data dengan cara open coding, Axial coding, dan tahap terahir peneliti selective coding. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Radar Sulbar sebagai lembaga media cetak di era digital pertama ada beberapa tantangan, yaitu perkembangan teknologi, kecepatan penyampaian berita, biaya penggunaan internet, iklan menurun, teknologi mesin pencarian, konsumen atau pelanggan kemudian kedua, strategi ada beberapa strategi yang dilakukan radar Sulbar untuk tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi good service, adaptasi perkembangan teknologi, pemasaran, dan manajemen SDM.
Perilaku Penyebaran Berita Hoax dan Hate Speech pada Kalangan Mahasiswa Di Instagram Madina Thulhidjah
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i2.10971

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penyebaran berita hoax dan hate speech di kalangan mahasiswa di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan sepuluh mahasiswa dari berbagai universitas dan program studi untuk memahami pengalaman mereka terkait berita hoax dan hate speech, serta respons mereka terhadap fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita hoax sering kali dipercayai dan disebarkan karena kurangnya literasi digital dan kecenderungan menelan informasi secara mentah-mentah. Hoax yang sering ditemui melibatkan informasi sensasional seperti berita kematian selebriti atau informasi kesehatan yang tidak benar, serta tentang hadits-hadits palsu. Mahasiswa cenderung merasa kesal dan frustasi ketika menemukan bahwa informasi tersebut adalah hoax, dan beberapa dari mereka melaporkan atau memberi tahu teman-teman mereka tentang kebenaran informasi tersebut. Di sisi lain, hate speech di Instagram menyebabkan dampak psikologis yang signifikan bagi korban, seperti rasa sakit hati, hilangnya kepercayaan diri, dan trauma. Motivasi utama di balik penyebaran hate speech adalah mencari perhatian, likes, dan viewers. Meskipun beberapa mahasiswa memilih untuk tidak peduli dengan hate speech, mereka tetap menyadari dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan suasana social. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan adanya peningkatan literasi digital melalui pendidikan dan pelatihan, kampanye kesadaran, penguatan regulasi dan kebijakan, pengembangan teknologi deteksi hoax, dan penyediaan layanan dukungan bagi korban hate speech. Peningkatan literasi digital dan kesadaran tentang bahaya hoax dan hate speech diharapkan dapat mengurangi penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian, serta menciptakan lingkungan media sosial yang lebih aman dan sehat bagi mahasiswa. Keywords: berita hoax, hate speech, instagram, mahasiswa
Analisis Strukturalisme Dalam Jurnalisme Digital Studi Kasus Manipulasi Di Indonesia Harpina
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i2.10975

Abstract

Abstrak: Artikel ini mengkaji pemikiran strukturalisme Ferdinand de Saussure dan Claude Lévi-Strauss serta pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu-ilmu sosial dan humaniora di Indonesia. Saussure, dengan teori linguistiknya, meletakkan dasar bagi analisis struktural dalam bahasa, sementara Lévi-Strauss mengaplikasikan prinsip-prinsip strukturalisme dalam antropologi budaya. Di Indonesia, strukturalisme telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, termasuk linguistik, antropologi, sastra, dan arsitektur. Pendekatan ini telah membantu mengungkap struktur-struktur yang mendasari fenomena sosial budaya di Nusantara. Meskipun menghadapi kritik, terutama dari aliran post-strukturalisme, strukturalisme tetap relevan dan terus diadaptasi untuk memahami kompleksitas realitas Indonesia. Tantangan utama adalah menyeimbangkan universalisme struktural dengan partikularisme budaya lokal. Warisan pemikiran Saussure dan Lévi-Strauss terus menginspirasi generasi baru peneliti Indonesia, mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap struktur-struktur yang membentuk realitas sosial budaya Indonesia. Keywords: Strukturalisme, Ferdinand de Saussure, Claude Lévi-Strauss, linguistik, antropologi, Indonesia, ilmu sosial, humaniora.
Analisis Isi Pesan Dakwah Ustadz Abdurrahman Zahier di Media Sosial Instagram Melalui Akun @abdurrahmanzahier Malik Aljuhari; Maemunah M; Endang Rahmawati
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i2.11624

Abstract

Dakwah merupakan aktivitas komunikasi terbaik bagi setiap muslim. Dakwah merupakan salah satu dari sekian banyak perintah Allah SWT. Bagi umat Islam, dakwah sebagai sarana penegakan syariat Islam dalam segala aspek kehidupan. Perkembangan komunikasi telah memperpendek jarak antar wilayah. Salah satu kemajuan komunikasi yang paling maju adalah Internet. Banyak netizen yang mendukung dakwah di media sosial. Selain itu, Internet menyediakan informasi dan data yang memudahkan pekerjaan masyarakat. Tujuan dakwah yaitu menyeru dan mengajak manusia untuk beriman dan taat kepada Allah Ta`ala sesuai dengan keyakinan, syariat, dan moral Islam. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik observasi ini dilakukan dengan mengamati subjek penelitian, lingkungan hidup masyarakat, dan sebagainya. Teknik dokumentasi, dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data yang menunjang penelitian. Temuan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa: pesan dakwah yang disampaikan oleh ustadz Abdurrahmanzahier dalam akun instagram @abdurahmanzahier secara keseluruhan mengandung tiga kategori pesan dakwah, yakni: pesan aqidah meliputi keyakinan kepada Allah (Tidak syirik dan kufur, tidak memuliakan makhluk, tidak ingkar, tidak menganggap adanya hari sial, dan berprasangka baik kepada Allah). Pesan syariah meliputi tentang sedekah dan memanfaatkan waktu. Terakhir pesan akhlak meliputi tentang hormat kepada guru dan mengambil ibrah dari para nabi. Dengan pesan aqidah yang dominan mengajarkan manusia untuk menguatkan aqidah agar tidak mudah terjerumus dalam kesyirikan dan kekufuran.
Resepsi Khalayak terhadap Pemberitaan Hasil Sidang Putusan Mahkamah Konstitusi Pilpres 2024 pada Channel Youtube Tribun Timur Nurannisa Fitriani; Nahrul Hayat; Mifda Hilmiyah
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i2.11814

Abstract

Penelitian ini membahas tentang resepsi khalayak terhadap pemberitaan hasil sidang putusan MK Pilpres 2024 di channel Youtube Tribun Timur, resepsi dapat diartikan sebagai proses penerimaan pembaca. Dalam proses pengolahan informasi dan bagaimana makna diberikan pada tayangan hingga mendapat tanggapan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui resepsi khalayak terhadap pemberitaan hasil sidang putusan MK Pilpres 2024 pada channel Youtube Tribun Timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan teori Stuart Hall dengan menerapkan pengumpulan data. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi Sumber data yang digunakan yaitu khalayak yang menonton dan berkomentar di channel Youtube Tribun Timur. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pemaknaan khalayak terhadap tayangan pemberitaan sidang putusan MK Pilpres 2024 yang mengklaim bahwa sidang putusan MK menghasilkan 3 kategori yang berbeda yaitu 7 khaalyak berada pada posisi dominant hegemoni position, 11 khalayak berada pada posisi negosiasi dan 12 khalayak pada posisi oposisi position sehingga dalam ketegori ini oposisi merupakan komentar yang paling banyak, yang tidak setuju dengan hasil sidang putusan MK Pilpres 2024 karena banyaknya kecurangan yang terjadi selama proses pemilu.
Strategi Pengelolaan Channel Youtube Tribun Timur PSM Makassar dalam Meningkatkan Subscriber Nur Arizka
Publisistik: Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Publisistik : Riset Jurnalistik dan Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/publistikji.v1i2.12103

Abstract

Strategi Pengelolaan Channel Youtube Tribun Timur PSM Makassar dalam Meningkatkan Subscriber

Page 1 of 3 | Total Record : 24