Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana peraturan dan struktur kepemilikan media di Indonesia berpengaruh terhadap kehidupan demokrasi, kebebasan pers, serta akses masyarakat terhadap informasi publik. Dalam konteks demokrasi, media seharusnya berfungsi sebagai pilar keempat yang independen, bertindak sebagai pengawas kekuasaan dan merepresentasikan aspirasi masyarakat. Namun, realitasnya, kepemilikan media di Indonesia cenderung terkontraksi pada sejumlah kecil konglomerat dan individu politik. Kondisi ini menciptakan tantangan besar bagi prinsip media yang seharusnya netral dan adil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka untuk mengevaluasi landasan hukum, praktik kepemilikan, dan dampak sosial yang diakibatkannya terhadap demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan yang ada masih belum berhasil mengontrol laju penguasaan media, yang disebabkan oleh kurangnya pengawasan dan adanya celah dalam penegakan hukum. Studi terhadap kelompok media besar seperti MNC Group dan Emtek Group mengungkapkan bagaimana dominasi media dapat membentuk opini publik secara bias dan tidak beragam. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan regulasi, pembaruan lembaga pengawas media, serta dukungan kepada media independen sebagai langkah untuk melindungi keberagaman informasi dan kebebasan pers di Indonesia.
Copyrights © 2025