Pasraman merupakan lembaga pendidikan agama khususnya agama Hindu. Berdirinya pasraman di Dusun Yogaloka Desa Sumur Kecamatan Ketapang Lampung Selatan sudah berlangsung selama kurang lebih 3 tahun, didirikannya pasraman di Dusun Yogaloka Desa Sumur pada tahun 2015, karena antusias anak-anak sangat tinggi untuk mengikuti pasraman. Pada tahun 2021 pasraman di Dusun Yogaloka Desa Sumur Kecamatan Ketapang Lampung Selatan kegiatan belajar mengajar tidak aktif atau fakum, tidak ada lagi anak-anak berpasraman dan dukungan orang tua terhadap anak-anakpun tidak terlihat karena anak-anak pasraman sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain HP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah seni tari dapat meningkatkan minat belajar di pasraman di Dusun Yogaloka Desa Sumur Kecamatan Ketapang Lampung Selatan dan untuk mengetahui bagaimanakah peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar anak di pasraman di Dusun Yogaloka Desa Sumur Kecamatan Ketapang Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sebagian besar berbentuk keterangan dari hasil waancara, informasi dalam bentuk tulisan dan catatan lapangan dianalisis deskriptif kualitatif non statistik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa minat belajar anak mengikuti pasraman meningkat setelah melakukan proses belajar mengajar di pasraman melalui seni tari, respon anak-anak yang mengikuti proses belajar mengajar melalui seni tari ini sangat baik, mereka bisa mengeksplor bakatnya dan minat belajar anak terus meningkat. Orang tua merupakan orang yang paling berperan dalam mendidik anak-anaknya dan sangat berpengaruh dalam meningkatkan minat anak untuk berpasraman, peran orang tua antara lain sebagai fasilitator, motivator, pembimbing serta pendidik.
Copyrights © 2022