Journal of Midwifery and Health Research
Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Midwifery and Health Research

Pengaruh Pemberian Jamu Temulawak Terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja

Filda Fairuza (Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang, Kota Serang, Indonesia)
Ade Anwar (Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang, Kota Serang, Indonesia)
Debi Nopianti (Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang, Kota Serang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2026

Abstract

Pendahuluan: Nyeri haid (dismenore) merupakan keluhan yang sering dialami remaja dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup. Penatalaksanaan nyeri haid dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah jamu temulawak, yang mengandung kurkuminoid dengan efek antiinflamasi dan analgesik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jamu temulawak terhadap penurunan nyeri haid pada remaja di PMB Nining Setianingsih, S.ST., Bdn Kabupaten Pandeglang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 25 remaja yang mengalami nyeri haid dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pemberian jamu temulawak sebanyak dua kali sehari selama dua hari. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri haid setelah pemberian jamu temulawak. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (64,0%). Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri ringan (68,0%) dan terdapat 4,0% responden yang tidak merasakan nyeri. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang bermakna antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pemberian jamu temulawak berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri haid pada remaja. Jamu temulawak dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan dalam penanganan nyeri haid pada remaja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JMHR

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Journal of Midwifery and Health Research is a national midwifery journal that publishes scientific works for midwives, nurses, academic parties, and practitioners. Types of articles in Journal of Midwifery and Health Research include: Original research articles ; Reviews; Clinical case; Research ...