cover
Contact Name
Yayah Rokayah
Contact Email
jmhr.rangkasbitung@gmail.com
Phone
+6283853977052
Journal Mail Official
jmhr.rangkasbitung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Rangkasbitung Pandeglang No.421, Kaduagung Tengah, Kec. Cibadak, Kab. Lebak, Provinsi Banten, 42317
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Midwifery and Health Research
ISSN : -     EISSN : 29641454     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Midwifery and Health Research is a national midwifery journal that publishes scientific works for midwives, nurses, academic parties, and practitioners. Types of articles in Journal of Midwifery and Health Research include: Original research articles ; Reviews; Clinical case; Research letters; Letters to the editor.
Articles 21 Documents
Maternal Death Surveillance and Response (MDSR) Sebagai Upaya Penuruan Angka Kematian Ibu : A Literature Review Yaneu Nuraineu
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 1 (2022): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.858 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v1i1.412

Abstract

Masih tingginya angka kematian ibu, terutama di negara – negara berpenghasilan rendah, merupakan masalah yang kompleks. Penelitian berupa sistematika review terhadap 8 penelitian diberbagai negara, dari tahun 2009 – 2016, data diidentifikasi, diklasifikasi dan diekstraksi. Penelitian bertujuan mengetahui upaya-upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kematian ibu dengan empat langkah Maternal Death Surveillance and Response (MDSR). Berbeda dengan penelitian terdahulu, sebagian besar penelitian melakukan upaya intervensi terhadap penurunan angka kematian ibu, penurunan terjadi belum sesuai harapan. Menggunakan beberapa langkah MDSR menunjukkan penurunan angka kematian ibu yang signifikan. (OR 0,85, 95% CI 0,73 – 0,98, p=0,0299). Perlu dilakukan penerapan Maternal Death Surveillance and Response (MDSR) untuk menurunkan angka kematian ibu pada penelitian selanjutnya.
Hubungan Sikap dan Motivasi Bidan Desa dengan Kualitas Pelayanan Antenatal Care (ANC) Di Kabupaten Lebak Tahun 2017 Yaneu Nuraineu; Milla Herdayati; Kadar Kuswandi
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 1 (2022): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.796 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v1i1.413

Abstract

Pelayanan Antenatal Care (ANC) yang berkualitas adalah pelayanan yang sesuai dengan standar, dalam penerapannya terdiri dari 10T. Tenaga kesehatan yang paling berperan memberikan pelayanan kesehatan pada ibu hamil adalah bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi bidan desa terhadap kualitas pelayanan ANC di Kabupaten Lebak, penelitian ini menggunakan penelitian observasi analitik dengan rancangan “cross sectional ” dengan jumlah sampel 164 bidan di desa. Terdapat 123 (75,0%) responden memiliki sikap baik terhadap kualitas pelayanan ANC K4 dengan nilai p=0,002 (p< 0,05) dan OR=11,02 berarti ada hubungan yang kuat, sikap dengan kualitas pelayanan ANC K4, lebih dari separoh responden memiliki motivasi yang kurang terhadap kualitas pelayanan ANC yaitu 108 (65,9%) responden, diperoleh nilai ρ=0,012 dan OR=2,55 berarti ada hubungan motivasi dengan kualitas pelayanan ANC K4. Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Puskesmas mengoptimalkan program/kegiatan yang ada, melakukan pembinaan teknis dan monev yang terjadwal dan berkelanjutan, kemudian hasilnya dilakukan feedback
Pengaruh Paritas, Umur Ibu Dan Berat Bayi Terhadap Ruputure Perineal Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas Mandala Rangkasbitung Tahun 2020 Nintinjri Husnida; Tutik Iswanti; Nani Yuningsih; Hani Sutianingsih
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 1 (2022): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.947 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v1i1.414

Abstract

Kematian ibu menurut definisi WHO adalah kematian selama masa kehamilan atau dalam jangka waktu 42 hari setelah berakhirnya masa kehamilan, yang disebabkan oleh segala penyebab yang berhubungan dengan masalah kehamilan atau pengobatannya, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan/cedera. Berdasarkan laporan kematian ibu dan bayi baru lahir dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten tahun 2017, jumlah kematian ibu sebanyak 277 kasus Jumlah ini lebih kecil dari jumlah kasus tahun 2016 yaitu 253 kasus yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan, persalinan, dan nifas diantaranya perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, gangguan pada sistem peredaran darah dan lain-lainJumlah kematian bayi sebanyak 1246 kasus, jumlah ini lebih kecil dari jumlah kematian tahun 2016 yaitu 1297 kasus, adapun penyebab tingginya angka kematian bayi kematian di Provinsi Banten yaitu bayi berat lahir rendah (BBLR), asfiksia, tetanus neonatorum, sepsis, kelainan kongenital, dan lain-lain. Ruptur perineum adalah robekan obstetrik yang terjadi pada daerah perineum akibat ketidakmampuan otot-otot panggul dan jaringan lunak untuk menampung kelahiran janin. Melahirkan sering menyebabkan jaringan parut jalan lahir. Luka yang terjadi biasanya kecil namun sering juga terjadi luka yang luas dan berbahaya, untuk itu setelah melahirkan harus dilakukan pemeriksaan vulva dan perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paritas, umur ibu dan berat badan bayi terhadap ruptur perineum pada ibu bersalin di Puskesmas Mandala Rangkasbitung tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan partograf sebagai alat observasi. Jumlah sampel yang digunakan adalah 180 responden. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan data sekunder. Analisis data untuk mengetahui hubungan antar variabel menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa ibu bersalin mengalami ruptur perineum 33,3%, ibu dengan primipara mengalami ruptur perineum 50,9%, kategori ibu usia < 20 -/> 35 tahun mengalami ruptur perineum sebesar 42,1%, ruptur perineum terjadi pada ibu yang mengalami ruptur perineum. melahirkan bayi dengan berat < 3100 gram 26,6%. Hasil bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh paritas dengan kejadian ruptur perineum dengan nilai P 0,002 dan OR 2,958, Tidak ada pengaruh umur dan berat badan bayi dengan kejadian ruptur perineum.
Pengaruh Konsumsi Dark Chocolate Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil Trimester 3 Dalam Mencegah Pre Eclamps Pada Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Lebak Mandala Ninik Wahyuni; Ayi Tansah Rohaeti; Dewi Indah Sari
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 1 (2022): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.408 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v1i1.415

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi medis yang sering terjadi selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi pada 2-3 kehamilan, morbiditas/nyeri ibu termasuk kejang eklampsia, hemoragi otak, gagal ginjal akut, dan pembekuan darah pada pembuluh darah serta morbiditas janin (termasuk keterlambatan pertumbuhan janin dalam kandungan, kematian janin dalam kandungan). Salah satu cara untuk mencegah preeklampsia adalah dengan mengonsumsi dark chocolate. Cokelat hitam merupakan cokelat yang memiliki banyak efek kardiovaskular karena mengandung flavonoid dan teobromin yang tinggi. Tujuan: Menganalisis pengaruh konsumsi dark chocolate terhadap tekanan darah ibu hamil trimester III dalam mencegah terjadinya pre-eklampsia dengan metode penelitian. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperimental dengan desain pre-test post-test without control. Jumlah sampel adalah 53 ibu hamil. Analisis univariat menggunakan uji distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji T independen 1 sampel. Hasil penelitian. Setelah dilakukan intervensi didapatkan p-value tekanan darah sistolik 0,000 (p<0,05) dan p-value tekanan darah diastolik 0,000 (p<0,05), artinya ada perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik. Konsumsi coklat hitam (Dark chocolate) berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil trimester III.
Perbedaan Keefektifan Media Pembelajaran Video dan Leaflet Terhadap Keterampilan Latihan Kemitraan Pada Ibu-ibu Publik di Wilayah Kerja Puskesmas Mandala Rangkasbitung Afni Yulianti; Dina Sri Mawaddah
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 1 (2022): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.185 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v1i1.416

Abstract

World Health Organization menyatakan bahwa angka kematian ibu (AKI) di negara berkembang masih tinggi yaitu 500 per 100.000 kelahiran hidup. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) di negara berkembang, jumlah kematian ibu selama kehamilan, persalinan dan masa nifas pada tahun 2009 sebanyak 2650 orang. Pada tahun 2012 di Provinsi Banten jumlah kematian ibu sebanyak 90 orang, dimana jumlah tertinggi terdapat di Kabupaten Serang sebanyak 28 orang sedangkan di Kabupaten Lebak sendiri sebanyak 12 orang dengan kasus komplikasi nifas terbanyak.. Salah satu komplikasi pada masa nifas adalah proses involusi yang tidak berjalan dengan baik yang disebut sub involusi yang akan menyebabkan perdarahan dan kematian ibu.. Cara untuk menurunkan angka kesakitan pada masa nifas selain dengan mobilisasi dini, salah satu cara untuk mempercepat involusi uteri adalah dengan melakukan senam nifas yang bertujuan untuk merangsang otot-otot rahim agar berfungsi secara optimal sehingga diharapkan tidak terjadi perdarahan nifas dan kembalinya rahim. ke posisi aslinya. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keefektifan media pembelajaran video dan leaflet terhadap keterampilan senam nifas pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Mandala Rangkasbitung. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain eksperimen dengan desain post test only with control group design. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling sebanyak 30 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian kuantitatif dan menggunakan checklist/checklist dengan analisis menggunakan independent sample T test untuk mengetahui apakah ada perbedaan keefektifan media pembelajaran video dan leaflet terhadap keterampilan senam nifas.
Analisis Penyebab Kematian Neonatal di Kabupaten Lebak Tahun 2019 Ayi Tansah Rohaeti; Nani Yuningsih; Tutik Iswanti
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 1 (2022): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.788 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v1i1.417

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator kesehatan masyarakat yang masih menjadi masalah utama di Indonesia. Target penurunan AKB dalam Sustainable Development Goals 2030 adalah 12 per 1.000 kelahiran hidup. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan bayi baru lahir (neonatal) menjadi prioritas utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab kematian neonatal di Kabupaten Lebak periode Januari hingga Desember 2019. Metode penelitian menggunakan data sekunder dan merupakan studi epidemiologi analitik dengan asfiksia dan berat badan lahir rendah sebagai variabel independen. Variabel dependen adalah kematian neonatal. Rancangan penelitian case control, variabel dependen dan independen dikumpulkan pada waktu yang sama pada bulan Agustus 2020 sampai dengan Desember 2020. Instrumen yang digunakan adalah formulir isian. Populasi penelitian adalah seluruh kematian neonatal akibat asfiksia dan berat badan lahir rendah di Kabupaten Lebak periode Januari – Desember 2019 dengan jumlah sampel 255 sampel penelitian. Uji statistik chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur (P=0.048, OR=2.8), pendidikan (P=0.000 OR=0.4), paritas (P=0.049 OR=1.2), pengasuh (P=0.000 OR= 8 ,6), tempat persalinan (P=0.025 OR=4.0) dengan kejadian kematian neonatal akibat BBLR dan asfiksia di Kabupaten Lebak Tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kematian neonatal akibat BBLR di Kabupaten Lebak Tahun 2019 berhubungan dengan umur ibu, pendidikan ibu, paritas, pengasuh dan tempat persalinan.. Kesimpulan kedua kematian neonatus akibat asfiksia di Kabupaten Lebak tahun 2019 berhubungan dengan penolong persalinan dan tempat persalinan
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 GODEAN Yolanda Fransiska
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 2 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.469 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.459

Abstract

ABSTRACT Background : Dysmenorrhea is a very common gynecological problem experienced by women in their teens and adults, this situation is due to an increase in the hormone prostaglandin due to a decrease in the hormones estrogen and progesterone. This is what causes the muscles in the uterus to contract and cause pain. The population of dysmenorrhea in Indonesia is 64.25%, in the Sleman area 52% of students find it difficult to carry out their daily activities optimally because of the pain they experience.Objective : To determine the effect of giving lavender aromatherapy to reducing primary dysmenorrhea pain in young women at SMA Negeri 1 GodeanMethods: This type of research is pre-experimental with a one group pretest-posttest research method design. The population in this study were 11th grade girls in SMA Negeri 1 Godean. Sampling used the Slovin formula to obtain 21 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. The research instrument used the NRS (Numeric Rating Scale) checklist sheet. Data analysis used the Paired Sample t-test.Results: The test results show a p-value of 0.000 (<0.05). The average value of the Pre Test results before being given lavender aromatherapy is 6 (5.9) in the range of values ​​(4-8), post Test results after being given aromatherapy there is a decrease in pain which is on average 3 (3.2) with value range (1-4).Conclusion: there is an effect of giving lavender aromatherapy to reducing primary dysmenorrhea pain in female adolescents at SMA Negeri 1 Godean.Keywords: Aromatherapy, Lavender, Dysmenorrhea Pain, Lavender Aromatherapy ABSTRAK Latar Belakang : Dismenore merupakan persoalan ginekologis yang sangat umum dialami wanita usia remaja maupun dewasa, situasi ini karena meningkatnya hormon prostaglandin akibat menurunnya hormon estrogen dan progesterone. Hal inilah yang menyebabkan otot-otot pada kandungan berkontraksi dan membuat rasa nyeri. Populasi dismenore di Indonesia sebanyak 64,25%, pada daerah sleman 52% pelajar sulit melakukan aktivitas sehari-hari secara optimal karena nyeri yang dialami. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri di SMA Negeri 1 Godean Metode : Jenis penelitian ini adalah Pre Eksperimen dengan rancangan metode penelitian one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas 11 yang berjumlah 143 orang di SMA Negeri 1 Godean, pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan 21 orang responden, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar ceklist NRS (Numeric Rating Scale). Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil : Hasil uji menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05). Nilai rata-rata hasil Pre Test sebelum di berikan aromaterapi lavender adalah 6 (5,9) berada di rentang nilai (4-8), hasil Post Test setelah diberikan aromterapi terdapat penurunan nyeri berada pada rata-rata 3(3,2) dengan rentang nilai (1-4). Kesimpulan : ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri SMA Negeri 1 Godean. Kata Kunci : Aromaterapi, Lavender, Nyeri Dismenore, Aromaterapi Lavender
ANALISIS KEBUTUHAN DAN LAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PEREMPUAN DALAM MENGHADAPI PUBERTAS PADA MASA PANDEMI Darti Rumiatun; Rery Kurniawati; Ismiyati Ismiyati; Omo Sutomo
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 2 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.303 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.464

Abstract

Latar Belakang: Proporsi penduduk di negara-negara berkembang hampir separuhnya adalah remaja dengan rentang usia 10-18 tahun. Berdasarkan data WHO 1,2 milyar atau sekitar 18% dari jumlah penduduk dunia adalah kelompok remaja. Dari 18% jumlah tersebut sebagian besar berada di negara berkembang. Di Indonesia, jumlah penduduk dengan usia remaja (10-19 tahun) 43,5 juta jiwa (18%) dari total penduduk Indonesia. Masa remaja adalah masa antara kanak-kanak menuju masa dewasa dimana pada tahap ini akan mengalami perubahan signifikan secara fisik dan psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan kesehatan reproduksi pada remaja perempuan dan layanan kesehatan reproduksi yang sesuai serta dapat diakses selama masa pandemik covid-19. Metode:Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yang diambil adalah remaja usia 10 – 14 tahun di Kabupaten Lebak. Sampel diambil berdasarkan purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 112 remaja putri. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dengan cara menyebarkan kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil: Terdapat hubungan antara berbicara tentang menstruasi dengan persepsi remaja tentang kesehatan reproduksi (p=0,006). Responden yang pernah membicarakan menstruasi sebagian besar responden mempunyai persepsi yang baik tentang kesehatan reproduksi. Namun, untuk berbicara tentang menstruasi dengan pilihan layanan kesehatan reproduksi tidak terdapat hubungan (p=0,757). Hampir semua responden baik yang belum pernah maupun sudah pernah membicarakan tentang menstruasi sebagian besar memilih layanan di keluarga. Hal ini karena kesehatan reproduksi adalah hal yang sensitive untuk dibicarakan sehingga remaja cenderung memilih bicara atau mendapatkan layanan di keluarga dan orang terdekat. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bicara tentang menstruasi dengan persepsi remaja tentang kesehatan reproduksi.
Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Dalam Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Kedaung Vini Yuliani; Rochmawati Rochmawati
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 2 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.187 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.475

Abstract

ABSTRACT Kecemasan bagi Ibu hamil merupakan hal yang lazim terjadi, akan tetapi kecemasan itu sendiri juga dapat mmemberikan dampak yang negatif, oleh karena itu baik pemerintah ataupun lembega kesehatan biasan mengadakan berbagi jenis program yang ditujukan bagi ibu hamil untuk menghadapi kecemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Dalam Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Kedaung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuntitatif, dengan jenis eksperimen menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan non equivalent control group design. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasanya; Ibu hamil yang aktif ikut pada kelas ibu hamil berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan dari katergori sedang menjadi ringan. Karakteristik untuk kelompok eksperimen dan kontrol, kebanyakan usianya berkisar 20-30 tahun, tidak kerja serta tingkat pendidikan menengah. Adanya perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida antara yang ikut kelas dan yang tidak ikut kelas ibu hamil. Peneliti menarik kesimpulan yakni adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat kecemasan ibu primigravida dalam proses kehamilan yakni buktinya dengan hasil uji perbandingan antara skor kecemasan pada kelompok eksperimen dan kontrol sebelum dan sesudah dua kelompok menunjukkan nilai p-value 0,0001. Secara katagorikal pada kelompok eksperimen (kelas ibu hamil) mengalami penurunan tingkat kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi ringan.
Pengaruh Pengetahuan, Motivasi, Dan Sikap Pada Wanita Usia Subur (Wus) Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri Dengan Media Lembar Balik Di Posyandu Duyung Wilayah Kerja Puskesmas Taktakan Serang Banten Tahun 2022 ina rusniawati; Retno Puji Astuti; Salfia Darmi
Journal of Midwifery and Health Research Vol 1 No 2 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.155 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.476

Abstract

Kematian akibat kanker payudara rata-rata mencapai 17 orang per 100 ribu penduduk. Upaya pencegahan dan pengendalian jenis kanker tersebut dilakukan dengan cara deteksi dini pada perempuan. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Sebanyak 62% WUS memiliki pengetahuan yang kurang terhadap deteksi dini kanker payudara. Intervensi berupa pendidikan kesehatan dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai SADARI. Media lembar balik dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan informasi karena dirasa efektif dan efisien. Penelitian ini Dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi dan sikap pada wanita usia subur (WUS) terhadap pemeriksaan payudara sendiri Di Posyandu Duyung wilayah kerja Puskesmas Taktakan Serang Banten. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik, dengan desain penelitian cross sectional (potong lintang), dimana hubungan variabel independen dan dependen diketahui/diukur pada saat bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Wanita Usia Subur di Di Posyandu Duyung memiliki tingkat pengetahuan terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri Dengan Media Lembar Balik yang baik yaitu 24 responden (45,3%), Sikap yang baik yaitu 23 responden (43,3%) dan motivasi yang kuat yaitu 30 responden (56,7%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri dengan Media Lembar Balik. Saran penelitian ini data dijadikan pengalaman serta dapat menambah wawasan dan mempertahankan tingkat pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri dengan Media Lembar Balik pada para responden yang sudah baik dan meningkatkan upaya Pendidikan

Page 1 of 3 | Total Record : 21