Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberlanjutan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga dipengaruhi oleh aspek operasional, hukum, dan keuangan yang menjadi dasar dalam menilai kelayakan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis pada UMKM Vivi Florist berdasarkan aspek operasional, aspek hukum, dan aspek keuangan. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik UMKM Vivi Florist. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek operasional, Vivi Florist telah memiliki sistem produksi yang terstruktur, produk yang berkualitas, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran, meskipun masih menghadapi keterbatasan kapasitas produksi dan ketergantungan terhadap pemilik usaha. Pada aspek hukum, usaha belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sehingga legalitas usaha masih perlu dipenuhi untuk mendukung pengembangan bisnis. Sementara itu, pada aspek keuangan, usaha telah menerapkan pemisahan keuangan pribadi dan usaha, melakukan pencatatan transaksi, serta mampu menghasilkan margin keuntungan yang positif pada setiap produk. Berdasarkan hasil analisis, UMKM Vivi Florist dinyatakan layak untuk dijalankan dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan melalui peningkatan efisiensi operasional, pemenuhan legalitas usaha, penguatan pengelolaan keuangan, serta optimalisasi strategi pemasaran digital.
Copyrights © 2026