Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan inisiatif rantai pasokan terhadap kinerja keberlanjutan dengan manajemen rantai pasokan hijau sebagai variabel moderasi. Inisiatif rantai pasokan dipandang sebagai kemampuan perusahaan dalam mengoordinasikan aliran informasi, material, dan hubungan dengan pemasok serta pelanggan, sementara manajemen rantai pasokan hijau menekankan penerapan praktik ramah lingkungan dalam proses operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden yang terlibat dalam aktivitas rantai pasokan perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan inisiatif rantai pasokan dan logistic terbalik berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen rantai pasokan hijau. Selanjutnya, manajemen rantai pasokan hijau terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan. Selanjutnya, kapabilitas pembelajaran organisasi terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kinerja keberlanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bahwa perusahaan perlu memperkuat inisiatif dengan mitra rantai pasok dan menerapkan praktik rantai pasokan hijau secara konsisten guna mencapai kinerja keberlanjutan yang optimal.
Copyrights © 2026