Penentuan karyawan terbaik di Rumah Sakit Methodist selama ini masih dilakukan secara manual sehingga menghasilkan keputusan yang tidak konsisten, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Penelitian tersebut bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat merekomendasikan karyawan terbaik pada Rumah Sakit Methodist berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan yaitu: kehadiran (C1), profesionalisme (C2), ketepatan waktu pelayanan (C3), kerja sama tim (C4), dan kepuasan pasien (C5) dengan menggunakan metode AHP dan TOPSIS. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian 30 karyawan paramedis aktif sebagai alternatif. Hasil pembobotan AHP menghasilkan urutan kepentingan: C5 (40,48%) > C3 (24,84%) > C2 (14,37%) = C4 (14,37%) > C1 (5,93%) dengan nilai Consistency Ratio (CR) = 0,0127 yang dinyatakan konsisten karena CR < 0,10. Hasil perankingan TOPSIS merekomendasikan Andi Pratama sebagai karyawan terbaik dengan nilai Closeness Coefficient (CC) = 1,0000, diikuti Intan Cahyaningrum (0,8356), Fajar Hidayat (0,8287), Bayu Saputro (0,8022), dan Siti Rahmawati (0,8017).
Copyrights © 2026