Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepatuhan wajib pajak dan pengelolaan bahan galian golongan C terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua Barat. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal diterapkan menggunakan data campuran primer dan sekunder. Responden berjumlah 35 pegawai BAPENDA Provinsi Papua Barat yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap optimalisasi PAD (β=0,588; t=5,777; p<0,05); pengelolaan galian C juga berpengaruh positif dan signifikan (β=0,266; t=2,808; p<0,05); dan secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=26,883; p<0,05; R²=0,627). Optimalisasi PAD Papua Barat memerlukan peningkatan kepatuhan sukarela wajib pajak serta penguatan tata kelola penambangan dan retribusi galian C secara sistematis.
Copyrights © 2026