Sebagai salah satu perilaku industri akomodasi komersial terkemuka, Hermes Palace Hotel Medan telah mengintegrasikan kedua instrumen digital tersebut ke dalam lini aktivitas pemasarannya. Pengelolaan konten media sosial secara organik yang aktif tidak selalu menjamin optimalnya keputusan pembelian konsumen. Pada realitasnya, pengguan cenderung memanfaatkan konten tersebut hanya sebagai saran pemuas estetika visual dan pemesanan segmen acara, sementara untuk reservasi kamar pihak hotel masih sangat bergantunng pada iklan berbayar. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengukur derajat keputusan pembelian konsumen di Hermes Palace Hotel Medan melalui pendekatan content marketing dan promosi digital. Dengan menerapkan Teknik accidental sampling, peneliti menetapkan 96 responden sebagai sampel penelitian. Peneliti mengumpulkan data pendekatan analisis data dengan pengkajian ini menggunakan kuesioner, deskriptif kuantitatif bersama cara penyelidikan pemodelan linier berganda, tes parsial, uji simultan bersama memanfaatkan perangkat lunak SPSS, serta pengujian hipotesis dengan uji koefisien determinasi. Sebagian, variabel promosi digital terbukti dominan baik serta signifikan sekaligus menjadi indicator yang paling dominan. Sebaliknya, dimensi content marketing tidak memperlihatkan dampak nyata kepada pilihan pembelian pelanggan.
Copyrights © 2026