Dalam industri makanan dan minuman, penggunaan sistem pemesanan digital menjadi salah satu inovasi yang mampu mempercepat proses transaksi dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan sistem informasi pemesanan digital menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) pada Coffee Shop Senarai. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use sebagai variabel independen serta Penerimaan Sistem Informasi sebagai variabel dependen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 pelanggan Coffee Shop Senarai yang pernah menggunakan sistem pemesanan digital berbasis QR Code. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan sistem informasi. Perceived Ease of Use juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan sistem informasi. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap penerimaan sistem informasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa manfaat dan kemudahan penggunaan menjadi faktor utama dalam meningkatkan penerimaan sistem pemesanan digital pada Coffee Shop Senarai.
Copyrights © 2026