Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dimensi fraud heptagon terhadap financial statement manipulation menggunakan model Dechow F-Score pada perusahaan sektor infrastruktur di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan teknik chronological review terhadap 22 artikel ilmiah bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa fraud heptagon memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam menjelaskan kecurangan laporan keuangan, sedangkan model Dechow F-Score efektif mendeteksi indikasi manipulasi melalui anomali kualitas akrual. Dimensi pressure dan arrogance menjadi faktor yang paling dominan, sementara greed turut memperkuat motivasi manajemen melakukan manipulasi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur audit forensik serta penguatan tata kelola perusahaan.
Copyrights © 2026