Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran perilaku konsumen di era Revolusi Industri 4.0 yang didominasi oleh transformasi digital. Konsumen kini cenderung melakukan riset mandiri melalui media digital dan sosial sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk. Fenomena ini menuntut perusahaan untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran yang lebih edukatif dan solutif, yaitu content marketing, serta memperkuat brand image untuk membangun kepercayaan. PT INGCO Teknika Indonesia, sebagai perusahaan distributor alat teknik, menghadapi tantangan dalam mempertahankan dominasi pasar di tengah persaingan merek global dan lokal, di mana fluktuasi minat beli konsumen masih terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh content marketing dan brand image baik secara parsial maupun simultan terhadap minat beli konsumen pada PT INGCO Teknika Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan kepada 90 responden konsumen digital PT INGCO Teknika Indonesia cabang Medan. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan data internal perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji simultan (Uji F), dan uji parsial (Uji T) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, content marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Sebaliknya, brand image secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Secara simultan, content marketing dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.
Copyrights © 2026