Industri Event Organizer (EO) menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan, percepatan transformasi digital, dan persaingan bisnis yang semakin dinamis sehingga perusahaan dituntut mengembangkan model bisnis yang adaptif dan berorientasi pada pengalaman pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pelanggan, mengevaluasi model bisnis yang berjalan, serta mengembangkan model bisnis CV Cipta Abadi Organizer melalui integrasi Design Thinking dan Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan survei terhadap pemilik usaha, staf, serta pelanggan. Analisis dilakukan melalui tahapan Design Thinking (empathize, define, ideate, prototype, dan test), kemudian diterjemahkan ke dalam sembilan elemen Business Model Canvas, dilanjutkan dengan analisis SWOT dan analisis kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggan mengutamakan profesionalisme penyelenggaraan acara, kreativitas konsep, komunikasi yang responsif, layanan terintegrasi, dan pemanfaatan teknologi digital. Pengembangan model bisnis diarahkan pada penguatan One Stop Event Solution, Experiential Event, Hybrid Event, digitalisasi layanan, Customer Relationship Management, dan optimalisasi pemasaran digital. Analisis finansial menunjukkan model bisnis yang diusulkan layak untuk diimplementasikan berdasarkan indikator Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index, Return on Investment, dan Payback Period. Integrasi Design Thinking dan Business Model Canvas terbukti mampu menerjemahkan kebutuhan.
Copyrights © 2026