Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efisiensi sistem distribusi hasil pertanian di wilayah pedesaan yang belum terintegrasi dengan teknologi digital, sehingga berdampak pada ketidakstabilan pendapatan petani dan terhambatnya pembangunan ekonomi desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kewirausahaan digital dalam sektor logistik desa terhadap pembangunan ekonomi pedesaan melalui peningkatan efisiensi distribusi dan pendapatan petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada petani di wilayah sentra produksi teh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi distribusi (p < 0,05), yang selanjutnya meningkatkan pendapatan petani dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi desa. Selain itu, penerapan sistem pelacakan real-time dan transparansi informasi distribusi terbukti meningkatkan akses pasar dan stabilitas pendapatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi logistik desa merupakan strategi efektif dalam mendorong pembangunan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan dan inklusif.
Copyrights © 2026