Perkembangan sosial-emosional merupakan aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena mendukung kemampuan anak untuk berinteraksi, bekerja sama, mengelola emosi, dan beradaptasi dengan lingkungan. Salah satu strategi untuk menstimulasi keterampilan tersebut adalah permainan tradisional Bentengan, yang menekankan pada kerja sama tim, komunikasi, sportivitas, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Bentengan terhadap kemampuan sosial-emosional anak usia 5–6 tahun di TK Bahrul Ulum, Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain *One Group Pretest-Posttest*. Partisipan penelitian terdiri dari 18 anak di Kelompok B2, yang mencakup 7 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian perkembangan sosial-emosional yang dilakukan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan (*paired sample t-test*) dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial-emosional anak setelah mengikuti permainan Bentengan. Nilai signifikansi (Sig. *2-tailed*) sebesar 0,000 (<0,05) mengindikasikan bahwa permainan tradisional Bentengan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 5–6 tahun di TK Bahrul Ulum, Surabaya. Oleh karena itu, permainan Bentengan dapat direkomendasikan sebagai kegiatan pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan sosial-emosional dalam pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026