Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tenaga kerja outsourcing terhadap peningkatan produksi barang dan jasa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei kepada 65 responden yang merupakan manajer dan karyawan di sektor manufaktur dan jasa. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan outsourcing yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas tenaga kerja, namun berdampak negatif jika tidak diimbangi dengan pelatihan dan integrasi budaya kerja yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengelolaan outsourcing untuk mendukung peningkatan kualitas SDM untuk meningkatkan produksi barang dan jasa
Copyrights © 2026