Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penerapan cinema therapy serial anime Naruto dalam meningkatkan nilai prososial siswa MI At-Taufiqiyah Bluto. Penelitian ini bermula karena adanya sikap prososial siswa yang kurang optimal sehingga kurang konsisten dalam bersikap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara mendalam dengan kepala sekolah, BK kesiswaan, wali kelas IV A, dan 10 siswa kelas IV A; observasi partisipan selama proses penerapan cinema therapy, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajiyan data, penarikan kesimpulan) dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan cinema therapy dilaksanakan melalui tahap pengarahan, tahap pemilihan film, dan tahap penugasan pekerjaan rumah. Hasil penelitian setelah therapy: sikap siswa yang lebih peduli terhadap teman yang mengalami kesulitan, sikap kerja sama serta saling mendukung dalam kegiatan kelompok, dan semangat pantang menyerah untuk terus belajar. Dengan demikian, cinema therapy dapat dijadikan salah satu alternatif layanan Bimbingan dan Konseling yang inovatif dan efektif dalam menanamkan nilai prososial siswa Madrasah Ibtidaiyah.
Copyrights © 2026