ANTHOR: Education and Learning Journal
Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026

Etika Digital dan Media Sosial bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Dwita Saskia (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia)
Haris Riadi (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia)
Elvi Yanti (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia)



Article Info

Publish Date
22 May 2026

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penggunaan media sosial oleh pendidik dan tenaga kependidikan. untuk mengkaji pentingnya etika digital dalam pemanfaatan media sosial serta implementasi terhadap profesionalisme dan citra lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait etika digital, perilaku bermedia sosial, dan peran pendidik di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pelanggaran privasi, penyebaran informasi yang tidak akurat, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dan penerapan etika digital yang meliputi tanggung jawab, integritas, kesantunan, serta kemampuan dalam memilah informasi. Selain itu, lembaga pendidikan juga perlu menetapkan pedoman atau kebijakan terkait penggunaan media sosial bagi tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan penerapan etika digital yang baik, diharapkan media sosial dapat menjadi sarana yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran, komunikasi, serta pengembangan profesional secara positif dan bertanggung jawab.

Copyrights © 2026