Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan antikorupsi dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter yang bertanggung jawab dan peduli pada mahasiswa di Politeknik STIBISNIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe fenomenologis untuk memahami pengalaman dan interpretasi mahasiswa terhadap nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan akademik. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa aktif dan dosen yang terlibat dalam pendidikan karakter dan pembelajaran anti korupsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi dilaksanakan melalui integrasi nilai-nilai integritas dalam pembelajaran, seminar, workshop, budaya disiplin akademik, dan panutan dosen di kampus. Pendidikan antikorupsi mempengaruhi pembentukan karakter yang bertanggung jawab pada siswa melalui peningkatan disiplin, kejujuran, dan kepatuhan terhadap peraturan akademik. Selain itu, pendidikan antikorupsi juga membentuk karakter kepedulian mahasiswa melalui tumbuhnya solidaritas sosial, kepedulian terhadap lingkungan kampus, dan budaya saling mengingatkan tentang pelanggaran akademik seperti plagiarisme, kecurangan, dan meminta mahasiswa untuk masuk karena ketidakhadiran mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan pengetahuan tentang bahaya korupsi, tetapi juga sebagai proses untuk menumbuhkan budaya akademik yang humanistik, berintegritas, dan bertanggung jawab di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026