Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa fase D melalui penerapan survei kebugaran dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di SMPN 6 Surabaya dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa fase D. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kebugaran jasmani, observasi, dan dokumentasi. Instrumen tes kebugaran meliputi Hand and Eye Coordination, Sit Up, Standing Broad Jump, T-Test, dan Beep Test. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk rata-rata dan persentase peningkatan hasil kebugaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan survei kebugaran dalam pembelajaran PJOK mampu meningkatkan kebugaran jasmani siswa fase D. Pada pra siklus rata-rata kemampuan siswa masih berada pada kategori cukup. Setelah tindakan pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan pada seluruh komponen kebugaran jasmani. Rata-rata Hand and Eye Coordination meningkat dari 10,53 menjadi 14,28. Sit Up meningkat dari 17,53 kali menjadi 22,41 kali. Standing Broad Jump meningkat dari 169,59 cm menjadi 184,38 cm. Hasil T-Test mengalami peningkatan dari 14,22 detik menjadi 13,12 detik, sedangkan Beep Test meningkat dari level 3,81 menjadi level 5,11. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan survei kebugaran dalam pembelajaran PJOK menggunakan pendekatan PTK efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa fase D di SMPN 6 Surabaya
Copyrights © 2026