ANTHOR: Education and Learning Journal
Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026

Konsep ‘Iffah dalam Kitab Al-Akhlak Lil Banin dan Washaya Al-Aba Lil Abna: Analisis dan Relevansinya terhadap Pendidikan Akhlak Masa Kini

Jamaludin Jamaludin (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia)
Dimyati Dimyati (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia)
Taufik Abdillah Syukur (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2026

Abstract

Konsep ‘iffah (menjaga kehormatan diri) merupakan salah satu nilai utama dalam etika Islam yang menekankan pengendalian diri dari dorongan hawa nafsu serta menjaga kesucian perilaku, baik dalam aspek fisik, lisan, maupun batin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna ‘iffah secara konseptual, mengkaji dimensinya dalam perspektif pendidikan akhlak, serta mengeksplorasi relevansinya di era modern yang ditandai dengan arus globalisasi, digitalisasi, dan krisis moral. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap sumber-sumber klasik dan kontemporer terkait akhlak Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ‘iffah tidak hanya berkaitan dengan aspek kesucian seksual, tetapi juga mencakup pengendalian konsumsi, emosi, serta etika dalam berinteraksi sosial dan bermedia digital. Dalam konteks pendidikan akhlak, ‘iffah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tantangan moral di era modern. Relevansi konsep ini semakin kuat mengingat meningkatnya perilaku konsumtif, hedonisme, serta penyalahgunaan teknologi di kalangan generasi muda. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya integrasi nilai ‘iffah dalam kurikulum pendidikan, baik melalui pembelajaran formal maupun pembiasaan karakter, guna membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Dengan demikian, ‘iffah dapat menjadi solusi normatif dalam menjawab krisis akhlak di tengah dinamika kehidupan modern.

Copyrights © 2026