Pasien anak yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) memiliki risiko tinggi mengalami luaran klinis yang buruk, sehingga diperlukan parameter sederhana untuk membantu penilaian awal kondisi pasien. Neutrophil–Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan biomarker inflamasi yang mudah diperoleh dan berpotensi digunakan sebagai indikator prognostik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai NLR saat admisi dengan luaran klinis pasien anak di PICU RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif terhadap 188 pasien anak usia 1 bulan hingga 17 tahun. Data diperoleh dari rekam medis periode Januari–Desember 2025 dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara nilai NLR dengan usia (r = 0,434; p = 0,000) dan jenis infeksi (r = 0,226; p = 0,002). Namun, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara NLR dengan mortalitas (p = 0,763), penggunaan ventilasi mekanik (p = 0,281), dan lama rawat PICU (p = 0,256). Temuan ini menunjukkan bahwa NLR saat admisi belum dapat digunakan sebagai prediktor tunggal luaran klinis pada pasien anak di PICU. Meskipun demikian, NLR tetap memiliki nilai sebagai indikator inflamasi awal yang dapat membantu penilaian klinis.
Copyrights © 2026