Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan metode pengembangan dengan 4D Model Thiagarajan, tetapi hanya terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pendefinisan (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Pemilihan model ini didasarkan pada alurnya yang sistematis tetapi tetap fleksibel, sehingga sesuai untuk menghasilkan produk pembelajaran yang dapat diuji dari sisi kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Populasi dan sampel adalah peserta didik kelas V SD berjumlah 13 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari lembar validasi E-LKPD, angket respon dan minat peserta didik, lembar observasi minat peserta didik, dan lembar pre test dan post test. Analisis data digunakan menggunakan skala likert dengan mengubah nilai kuantitatif menjadi kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hasil produk pengembangan E-LKPD berbasis problem based learning memiliki kategori sangat baik dengan persentase 86,21% sehingga layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada pelajaran IPAS. Peserta didik sangat berminat terhadap produk pengembangan E-LKPD berbasis problem based learning sebagaimana hasil persentase rata-rata respon dan minat peserta didik terhadap E-LKPD yaitu 85% dan 81,422%. Hasil observasi minat peserta didik juga kategori sangat berminat dengn persentase 79,7%. Hasil produk pengembangan E-LKPD berbasis problem based learning telah dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan hasil persentase rata-rata soal pre test sebesar 50% dan post test sebesar 87%.
Copyrights © 2026