Kolesterol tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, serta merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering ditemukan dalam keluarga. Keterlibatan keluarga dalam perawatan terbukti meningkatkan keberhasilan pengelolaan penyakit. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi pencegahan dan senam ergonomis dalam meningkatkan Manajemen Kesehatan keluarga tidak efektif pada Keluarga Tn P, yang berdomisili di Kalurahan Trihanggo, Gamping, Sleman. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif. Intervensi meliputi edukasi kesehatan mengenai pencegahan dan pengelolaan hiperkolesterolemia menggunakan media poster serta demonstrasi senam ergonomis sebagai terapi nonfarmakologis. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan tanya jawab serta redemonstrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan evaluasi verbal pasien. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan manajemen kesehatan keluarga terhadap kolesterol yang ditandai dengan menggunakan minyak sedikit saat memasak, mengganti minyak dengan minyak yang mengandung lemak rendah dan melakukan aktifitas olahraga senam ergonomis diwaktu kosong serta kemampuan menerapkan minuman tradisional teh hijau.
Copyrights © 2026