Pengelolaan data gizi yang akurat, cepat, dan terintegrasi penting untuk mendukung program perbaikan gizi dan percepatan penurunan stunting. Pemerintah mengembangkan aplikasi SIGIZI sebagai sistem informasi pencatatan, pelaporan, dan pemantauan status gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan SIGIZI dalam pengelolaan data gizi di Puskesmas Lembanna Kabupaten Bulukumba. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi kepala puskesmas, petugas gizi, operator sistem informasi kesehatan, dan tenaga kesehatan terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Efektivitas dianalisis berdasarkan teori Duncan melalui aspek pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan SIGIZI efektif mempermudah pengelolaan data, mempercepat pelaporan, mendukung pengambilan keputusan, serta memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Petugas mampu mengoperasikan aplikasi melalui pelatihan dan pendampingan. Kendala yang dihadapi meliputi jaringan internet tidak stabil, gangguan server, dan keterbatasan sumber daya manusia. Diperlukan peningkatan infrastruktur, kompetensi petugas, dan integrasi sistem.
Copyrights © 2026