Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil penilaian tingkat kesehatan perusahaan transportasi dengan metode earnings dan efficiency, serta menganalisis kesesuaian hasil analisis tersebut dengan prinsip akuntansi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sumber data berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor transportasi yang memenuhi kriteria sampel. Analisis dilakukan melalui perhitungan Rasio Profitabilitas (Earnings) dan Rasio Aktivitas (Efficiency), yang selanjutnya dilakukan uji beda menggunakan Wilcoxon signed-rank test untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kedua metode penilaian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan penilaian tingkat kesehatan perusahaan antara metode earnings dan metode efficiency. Metode earnings berfokus pada penilaian kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, sedangkan metode efficiency menekankan pada efektivitas penggunaan sumber daya operasional. Dalam perspektif akuntansi syariah, penilaian kesehatan perusahaan tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga mencerminkan prinsip amanah, transparasi, kemaslahatan. Sehingga penggunaan kedua metode secara bersamaan dinilai mampu memberikan gambaran penilaian kesehatan perusahaan yang lebih menyeluruh
Copyrights © 2026