Pembelajaran sains di PAUD masih sering bersifat verbal sehingga konsep sebab-akibat dan terbentuknya gas sulit dipahami anak. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal konsep sains sederhana melalui eksperimen gunung meletus pada anak Kelompok B PAUD Terpadu Citra Bakti. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, catatan lapangan, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan meningkat dari 25% pada Siklus I menjadi 81,25% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan menyebutkan bahan, memprediksi hasil, dan menjelaskan proses eksperimen. Eksperimen langsung juga meningkatkan keaktifan, kerja sama, rasa ingin tahu, dan kemampuan berpikir sebab-akibat. Disimpulkan bahwa eksperimen gunung meletus efektif meningkatkan pengenalan konsep sains sederhana pada anak usia dini dalam kegiatan kelas.
Copyrights © 2026