Latar Belakang: Dismenorea merupakan nyeri kram yang dirasakan sebelum atau selama menstruasi. Prevalensi dismenorea pada remaja putri di Indonesia sekitar 64,25%. Status gizi dan kualitas tidur diduga menjadi faktor yang memengaruhi kejadian dismenorea pada remaja putri. Tujuan: Mengetahui hubungan status gizi dan kualitas tidur dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMPN 1 Pondoksalam. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Status gizi diukur menggunakan Z-score IMT/U berdasarkan standar anak perempuan usia 5–19 tahun. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan dismenorea diukur menggunakan kuesioner skala nyeri. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Pondoksalam dengan jumlah subjek sebanyak 119 siswi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square, Kolmogorov-Smirnov, dan Fisher’s Exact. Hasil: Sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (88,2%) dan status gizi gemuk (8%). Mayoritas subjek memiliki kualitas tidur buruk (92,4%), sedangkan kualitas tidur baik sebesar 7,6%. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenorea (p>0,05), maupun antara kualitas tidur dengan kejadian dismenorea (p>0,05). Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara status gizi dan kualitas tidur dengan kejadian dismenorea.
Copyrights © 2026