JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA
Vol 5 No 3 (2026): Juli

Efektivitas Training of Trainer Bidan dalam Penggunaan Buku Saku Cerdas untuk Cegah Stunting Calon Pengantin

Diah Wulandari (Magister Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada)
Titin Setiyani (Magister Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada)
Putri Dwi Arum Sari (Magister Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Latar belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan intervensi sejak masa pranikah. Calon pengantin merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi dan gizi. Namun, pemanfaatan media edukasi yang efektif oleh tenaga kesehatan masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan berbasis media edukatif lokal seperti Buku Saku Sakura Cantik. Tujuan: Program ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Training of Trainers (TOT) dalam meningkatkan pengetahuan bidan dan nutrisionis terkait penggunaan Buku Saku Sakura Cantik sebagai media edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting pada calon pengantin. Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain one group post-test only. Sampel terdiri dari 15 peserta TOT di Puskesmas Maospati yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pilihan ganda setelah pelatihan. Kegiatan meliputi pemberian materi, simulasi penggunaan media, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 73,3% peserta memperoleh nilai dalam kategori baik (19–20). Kelompok usia 41–50 tahun mendominasi skor tertinggi, menunjukkan bahwa pengalaman kerja berkontribusi terhadap pemahaman materi. Pelatihan ini terbukti meningkatkan pengetahuan peserta terkait penggunaan media edukasi dalam pencegahan stunting. Kesimpulan: Pelatihan TOT berbasis media edukatif lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan. Program ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih luas sebagai strategi promotif preventif dalam percepatan penurunan stunting sejak masa pranikah. Kata kunci: calon pengantin, edukasi kesehatan, stunting, tenaga kesehatan, TOT _____________________________________________________________________ Abstract Background: Stunting remains a major public health challenge that requires interventions beginning in the preconception period. Prospective brides and grooms represent a strategic target population for stunting prevention through improved reproductive health and nutrition literacy. However, the use of effective educational media by healthcare providers remains suboptimal. Therefore, strengthening the capacity of healthcare workers through training using locally developed educational media, such as the Sakura Cantik Pocket Book, is essential. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of a Training of Trainers (TOT) program in improving the knowledge of midwives and nutritionists regarding the use of the Sakura Cantik Pocket Book as an educational tool for reproductive health promotion and stunting prevention among prospective couples. Method: A quasi-experimental study with a one-group post-test-only design was conducted. The study included 15 participants from the TOT program at Maospati Community Health Center (Puskesmas Maospati), who were recruited using total sampling. Data were collected using a structured multiple-choice questionnaire administered immediately after the training. The intervention consisted of lectures, demonstrations and simulations on the use of the educational media, followed by participant evaluation. Result: Overall, 73.3% of participants achieved scores in the good category (19–20 points). Participants aged 41–50 years accounted for the highest proportion of high scores, suggesting that greater professional experience may contribute to a better understanding of the educational materials. The findings indicate that the TOT program effectively enhanced participants' knowledge of the use of educational media for reproductive health education and stunting prevention. Conclusion: The TOT program utilizing locally developed educational media effectively strengthened the capacity of healthcare workers. Scaling up this training model is recommended as a promotive and preventive strategy to support stunting reduction initiatives beginning in the preconception period. Keywords: health education, health workers, prospective couples, stunting, TOT

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipmi

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI) mewadahi publikasi kegiatan pengabdian masyarakat dan temuan inovasi teknologi terapan diutamakan yang berhubungan dengan bidang ...