JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA
Vol 5 No 3 (2026): Juli

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Berbasis Eco Green untuk Peningkatan Pangan Sehat dan Green Economy di Aceh Besar

Farrah Fahdhienie (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia)
Tiara Mairani (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia)
Surna Lastri (Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia)
Fahrisal Akbar (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia)
Muhammad Iqhrammullah (Magister Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Latar belakang: Pertanian organik berbasis eco green merupakan pendekatan yang mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Meskipun Aceh Besar memiliki potensi pengembangan pertanian organik yang cukup besar, kapasitas kelompok wanita tani dalam menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan masih memerlukan penguatan. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani melalui workshop pertanian organik berbasis eco green. Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest yang melibatkan 40 peserta. Intervensi mencakup penyuluhan, demonstrasi praktik budidaya menggunakan rumah kaca dan sistem hidroponik, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan menggunakan instrumen tujuh butir soal sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil: Workshop meningkatkan pengetahuan peserta secara nyata, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 3,43 menjadi 6,00 atau peningkatan capaian dari 49,0% menjadi 85,7%. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa kombinasi penyuluhan dan praktik langsung efektif dalam memperkuat pemahaman peserta mengenai prinsip dan implementasi pertanian organik berbasis eco green. Kesimpulan: Workshop pertanian organik berbasis eco green efektif meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani dalam memahami dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini berpotensi mendukung penyediaan pangan sehat, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan mendorong pengembangan ekonomi hijau berbasis desa. Kata kunci: eco green, ekonomi hijau, kelompok wanita tani, pertanian organik, pertanian berkelanjutan _______________________________________________________________________ Abstract Background: Organic farming based on eco-green principles has emerged as a promising strategy for improving food security while reducing environmental degradation and supporting climate-resilient agriculture. However, limited knowledge and practical skills among rural women farmers remain a major barrier to the adoption of sustainable agricultural practices in Aceh Besar, Indonesia. Objective: This study evaluated the effectiveness of an eco-green organic farming workshop in improving the knowledge and practical capacity of members of a Women Farmers Group. Method: A pre-experimental study employing a one-group pretest–posttest design was conducted involving 40 participants. The intervention consisted of interactive lectures, hands-on demonstrations of greenhouse cultivation and hydroponic systems, group discussions, and practical training. Participants' knowledge was assessed before and after the intervention using a seven-item validated questionnaire. Result: The workshop substantially improved participants' knowledge, with the mean score increasing from 3.43 to 6.00, corresponding to an increase in achievement from 49.0% to 85.7%. These findings indicate that integrating theoretical instruction with experiential learning effectively strengthened participants' understanding of sustainable organic farming practices and enhanced their readiness to adopt environmentally friendly agricultural technologies. Conclusion: The eco-green organic farming workshop effectively strengthened the capacity of rural women farmers to implement sustainable agricultural practices. This community-based educational model has the potential to support healthy food production, promote women's empowerment, and accelerate the transition toward a village-based green economy. Future programs should incorporate long-term follow-up to evaluate behavioral change and the sustainability of technology adoption. Keywords: eco-green, green economy, organic farming, sustainable agriculture, women farmers

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipmi

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI) mewadahi publikasi kegiatan pengabdian masyarakat dan temuan inovasi teknologi terapan diutamakan yang berhubungan dengan bidang ...