Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model experiential learning terhadap kemampuan literasi matematika dan kepercayaan diri siswa dan korelasi antara literasi matematika dengan kepercayaan diri. Jenis penelitian termasuk kuantitatif dengan model quasi eksperiment tipe nonequivalent control group design. Populasi penelitian seluruh kelas V sekolah dasar di gugus Dwija Utama. Sampel penelitian adalah siswa sekolah kelas V yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelas eksperimen menerapkan pembelajaran experiential learning sedangkan kelas kontrol menggunakan model problem based learning. Instrumen yang digunakan meliputi tes literasi matematika dan angket kepercayaan diri. Analisis data dengan aplikasi SPSS yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, uji t, dan uji korelasi Perason. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data menunjukkan kategori normal dan homogen. Uji statistika t diperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang artinya rata-rata masing-masing kemampuan literasi matematika dan kepercayaan diri kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Selain itu, nilai signifikansi uji korelasi Pearson membuktikan nilai signifikansi 0,002 kurang dari 0,05 artinya kemampuan literasi matematika dan kepercayaan diri memiliki korelasi yang signifikan dan positif. Model experiential learning efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026