Pemanfaatan umbi talas sebagai sumber pangan lokal belum dimanfaatkan secara optimal, padahal bahan ini memiliki prospek signifikan sebagai alternatif pengganti tepung terigu. Salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah talas yaitu diolah menjadi tepung dan aplikasinya pada produk pastry. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) terhadap sifat organoleptik puff pastry. Pendekatan penelitian bersifat eksperimental dengan variasi kadar substitusi tepung talas (25%, 50%, 75%) dalam formulasi puff pastry. Uji organoleptik dilakukan oleh panelis semi-terlatih melalui parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data bersifat deskriptif untuk mengukur tingkat preferensi panelis terhadap produk akhir. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa semakin tinggi substitusi tepung talas berdampak pada semua parameter organoleptik, yakni perubahan warna menjadi lebih kusam, intensitas aroma khas talas yang lebih menonjol, modifikasi profil rasa, serta tekstur yang cenderung lebih kompak dan kurang ekspansif berlapis. Meskipun demikian, pada level substitusi optimal, produk tetap memperoleh penerimaan yang memadai dari panelis. Simpulan utama penelitian ini menyatakan bahwa tepung talas memiliki potensi sebagai pengganti parsial tepung terigu dalam produksi puff pastry, sekaligus mendukung upaya diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.
Copyrights © 2026