Abstrak. Perkembangan kecerdasan artifisial, khususnya AI generatif, mulai banyak memengaruhi cara mahasiswa belajar dan menyelesaikan tugas akademik. AI dapat membantu pencarian informasi, penyusunan ide, perbaikan bahasa, serta pengelolaan tugas. Namun, pemanfaatannya juga memunculkan persoalan etik, seperti ketepatan informasi, bias, privasi data, dan integritas akademik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi etika penggunaan AI terhadap literasi digital mahasiswa. Penelitian menggunakan desain eksperimen kuasi dengan one group pretest-posttest design. Partisipan berjumlah 205 orang yang mengikuti rangkaian kegiatan secara lengkap. Psikoedukasi diberikan selama 120 menit dengan materi mengenai konsep dasar AI, manfaat AI dalam pembelajaran, dampak kognitif penggunaan AI, isu etik, serta cara menggunakan AI secara bertanggung jawab. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi berbentuk pilihan ganda. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan skor literasi digital setelah psikoedukasi, dengan rerata pretest 7,09 dan posttest 8,59; uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -9,445; p < 0,001). Secara umum, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menggunakan AI secara lebih kritis, jujur, dan proporsional dalam proses belajar. Kata Kunci: AI generatif; etika akademik; literasi digital; mahasiswa; psikoedukasi
Copyrights © 2026