Persediaan barang yang tidak dikelola dengan urutan keluar masuk yang tepat sering menjadi sumber kerugian di ritel modern, terutama untuk produk yang punya batas waktu konsumsi. Tulisan ini membahas penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam manajemen persediaan di Indogrosir Pekanbaru sebagai upaya menekan risiko kerusakan dan kadaluarsa produk. Kajian disusun dengan pendekatan studi kasus kualitatif, memadukan tinjauan literatur dari sepuluh sumber akademik dengan kerangka observasi lapangan yang dirancang untuk diisi data primer oleh peneliti di lokasi. Pembahasan mencakup mekanisme kerja FIFO, faktor pendukung dan penghambat penerapannya di gudang ritel skala besar, serta dampaknya terhadap efisiensi biaya dan kepuasan pelanggan. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa penerapan FIFO yang konsisten berkorelasi dengan penurunan tingkat kerusakan produk, perbaikan akurasi pencatatan stok, dan peningkatan kepercayaan konsumen terhadap kesegaran barang yang dijual. Tulisan ini juga menyoroti kendala umum seperti keterbatasan ruang gudang, kurangnya pelatihan staf, dan minimnya dukungan sistem informasi yang terintegrasi. Rekomendasi diarahkan pada penguatan SOP pergudangan, pelabelan tanggal masuk barang, dan pelatihan rutin bagi staf gudang
Copyrights © 2026