Magang merupakan sarana krusial untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis perkuliahan dengan praktik nyata di dunia kerja. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sistem administrasi pembangunan dan perencanaan yang diterapkan di Kantor Walikota Padang, khususnya pada Bagian Administrasi Pembangunan dan Perencanaan Sekretariat Daerah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis pengalaman lapangan partisipatif selama periode 9 Februari hingga 6 Maret 2026. Data dihimpun melalui observasi langsung, keterlibatan operasional dalam penyusunan laporan, rekapitulasi data, serta digitalisasi dokumen perkantoran. Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanisme administrasi pembangunan di Kantor Walikota Padang telah berjalan dengan terstruktur, sistematis, dan sesuai regulasi daerah Perwako Padang No. 67 Tahun 2022. Komunikasi dan koordinasi antarpegawai berjalan efektif dalam mendukung akuntabilitas program pembangunan daerah. Kendala operasional yang dihadapi meliputi proses adaptasi budaya kerja baru serta pemahaman terhadap alur birokrasi yang kompleks. Kendala tersebut berhasil dimitigasi melalui pendekatan belajar aktif, bimbingan intensif dari staf teknis perkantoran, serta evaluasi mandiri yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026