Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan struktur jaringan kabel fiber optik PT Tonggak Teknologi Netikom (T2Net) yang beroperasi di Desa Margomulyo. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakefektifan distribusi kabel dan tingginya biaya instalasi akibat adanya sirkuit dalam jaringan. Jaringan tersebut dimdelkan sebagai graf berbobot dengan 100 titik distribusi sebagai simpul dan 106 jalur penghubung (kabel) sebagai sisi. Tiga algoritma serakah, yaitu Prim, Kruskal, dan Boruvka digunakan untuk menentukan Minimum Spanning Tree (MST) sebagai solusi optimasi. Analisis dilakukan untuk membandingkan efektivitas algoritma ketiga berdasarkan total panjang kabel yang diperlukan, waktu komputasi, dan estimasi biaya instalasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma ketiga menghasilkan panjang kabel yang sama, yaitu 8594 m , tetapi berbeda dalam efisiensi waktu komputasi dan jumlah iterasi, yaitu Algoritma Prim membutuhkan 99 iterasi dan waktu 0,2126 s , kruskal 106 iterasi dan waktu 0,2027 s , dan Boruvka hanya 4 iterasi dan waktu 0,1876 s . Optimasi ini berhasil mengurangi panjang kabel sebesar 751 m atau 8,037% dari panjang awal 9345 m , dengan estimasi penghematan biaya sebesar . Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis dalam perencanaan jaringan kabel fiber optik yang lebih efisien di wilayah tersebut.
Copyrights © 2026