Enterobius vermicularis atau dikenal dengan cacing kremi dapat menginfeksi anak-anak dan dewasa. Infeksi Enterobius vermicularis terbanyak pada anak-anak usia di bawah 18 tahun dengan prevalensi tinggi sebesar 25%. Infeksi Enterobius vermicularis pada anak dapat menyebabkan turunnya berat badan, anemia, dan stunting. Anemia pada anak dapat menurunkan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Enterobius vermicularis. Penelitian ini deskriptif dengan desain cross sectional menggunakan teknik purposive sampling. Identifikasi Enterobius vermicularis ditetapkan dengan menemukan telur pada preparat anal swab anak-anak di Panti Asuhan Nurul Haq Madania, Bantul, Yogyakarta. Data dianalisa secara deskriptif meliputi karakteritik dan kebersihan pribadi responden, dan persentase infeksi Enterobius vermicularis yang disajikan dalam bentuk narasi, tabel, dan gambar. Hasil pemeriksaan mikroskopik preparat anal swab menunjukkan adanya telur cacing yang berbentuk asimetris teridentifikasi sebagai Enterobius vermicularis sebanyak 3,2% pada responden dengan jenis kelamin laki-laki berusia 9 tahun. Karakteristik responden menunjukkan kebiasaan mencuci tangan dengan air dan sabun setelah buang air besar, kebiasaan tidak menggigit kuku, kebiasaan menggaruk bokong, dan kebiasaan tidak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan
Copyrights © 2026