Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian autentik pembelajaran PAI dalam materi wudhu dan tayamum, dengan fokus pada makna penilaian terhadap penilaian kognitif, afektif, dan psikomotor sebagai keberhasilan pembelajaran. Kajian ini menyoroti pengalaman dan persepsi guru, bentuk praktik penilaian yang diterapkan, pengaruhnya terhadap siswa, kelebihan dan kekurangan penilaian autentik, serta solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif berbasis grounded theory. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima guru PAI yang dipilih secara purposive dari 5 sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, open coding, axial coding, dan selective coding. Untuk memperkuat hasil, data dianalisis menggunakan program R melalui analisis frekuensi, visualisasi distribusi kategori dan tema, wordcloud, serta network analysis untuk memetakan hubungan antar konsep secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian PAI mengalami transformasi dari pendekatan berbasis hasil menuju penilaian autentik berbasis proses. Namun, implementasi masih menghadapi beberapa kendala. Dalam kondisi tersebut, guru melakukan adaptasi melalui fleksibilitas dan kolaborasi, sehingga penilaian tetap berjalan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2026