UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi keterbatasan literasi digital dan pemasaran berbasis teknologi. Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemasaran digital UMKM di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo melalui media sosial dan website dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan pemberdayaan berbasis aset lokal dengan strategi digital marketing untuk memperkuat kemandirian dan daya saing UMKM desa pesisir. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara partisipatif, diskusi kelompok, pelatihan, dan pendampingan terhadap 20 pelaku UMKM. Bentuk pemberdayaan dilakukan melalui peningkatan kapasitas digital, pendampingan branding produk, serta penguatan kemampuan pemasaran mandiri berbasis media sosial dan website. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta mampu mengelola akun Instagram bisnis secara mandiri dan 75% peserta berhasil membuat media promosi digital berupa logo dan poster produk. Selain itu, seluruh peserta telah memiliki akun pemasaran digital dan website sederhana sebagai media promosi usaha. Program ini berdampak pada peningkatan literasi digital, penguatan branding produk, dan perluasan jangkauan pemasaran UMKM. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan keberlanjutan dan kemandirian UMKM berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2026