ABSTRACT This study aims to improve students’ motor skills in pianica ensemble learning through the implementation of the cooperative learning method. The study is motivated by low student engagement due to the dominance of lecture-based teaching. This research employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The results indicate an improvement in students’ skills, as shown by the increase in the average scores from 62.1 in the pre-cycle to 69.85 in Cycle I and 82.20 in Cycle II, as well as an increase in the number of students achieving the Minimum Mastery Criteria (KKM). Based on this findings, the cooperative learning method is effective in improving students’ motor skills in pianica ensemble learning. Keywords: cooperative learning, motor skills, music ensemble, pianica, Classroom Action Research. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa dalam pembelajaran ansambel musik pianika melalui penerapan metode cooperative learning. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa akibat dominasi metode ceramah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa, yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,1 pada pra-siklus menjadi 69,85 pada siklus I dan 82,20 pada siklus II, serta peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM. Berdasarkan hal tersebut, metode cooperative learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik siswa dalam pembelajaran ansambel musik pianika. motorik siswa dalam pembelajaran ansambel musik pianika. Kata kunci : cooperative learning, keterampilan motorik, ansambel musik, pianika, Penelitian Tindakan Kelas.
Copyrights © 2026