Tujuan: untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap antikorupsi siswa melalui edukasi yang interaktif dan partisipatif, serta menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Metode: kegiatan ini menggunakan pendekatan sosialisasi partisipatif yang mengintegrasikan penyuluhan, diskusi interaktif, dan game-based learning. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: menunjukkan bahwa sosialisasi antikorupsi berjalan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai nilai-nilai integritas. Peserta menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan, mampu memahami konsep dasar korupsi, bentuk-bentuk perilaku koruptif, serta upaya pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: sosialisasi antikorupsi dengan pendekatan partisipatif dan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai integritas. Kontribusi: membentuk sikap antikorupsi sejak dini melalui internalisasi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin, sehingga siswa diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan dalam membangun budaya antikorupsi.
Copyrights © 2026