Tujuan: untuk mengedukasi dan mendampingi ibu rumah tangga dalam mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme dengan memanfaatkan wadah plastik bekas sebagai media fermentasi guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerapan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Metode: kegiatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 24 ibu rumah tangga. Program dilaksanakan melalui penyuluhan, praktik pembuatan eco-enzyme menggunakan wadah plastik bekas, pendampingan, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil: peserta mampu mempraktikkan pembuatan eco-enzyme berbasis wadah plastik bekas. Meskipun peningkatan skor pre-test dan post-test belum signifikan secara statistik (p = 0,082), namun kegiatan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kesimpulan: kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme melalui pemanfaatan wadah plastik bekas. Kontribusi: dalam menyediakan model pengelolaan sampah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular melalui integrasi pemanfaatan limbah organik dan plastik bekas, serta mendukung penguatan perilaku ramah lingkungan di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026