Tujuan: untuk memperkuat praktik moderasi beragama berbasis kearifan lokal melalui sinergi lembaga adat dan pengurus perumahan di desa Sungai Duren. Metode: menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan lembaga adat, pengurus perumahan, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi untuk memperkuat moderasi beragama berbasis kearifan lokal. Hasil: adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai moderasi beragama, penguatan sinergi antara lembaga adat dan pengurus perumahan, serta meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan sosial berbasis kearifan lokal. Kesimpulan: kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai moderasi beragama, penguatan kapasitas lembaga adat dan pengurus perumahan, serta terbentuknya pola kolaborasi berbasis kearifan lokal dalam menjaga kerukunan sosial di desa Sungai Duren. Kontribusi: menghasilkan model penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal melalui sinergi lembaga adat dan pengurus perumahan yang dapat memperkuat toleransi, partisipasi masyarakat, serta kohesi sosial pada lingkungan masyarakat yang heterogen.
Copyrights © 2026