Latar Belakang: Rekam medis elektronik (RME) merupakan sistem informasi yang semakin banyak diterapkan di rumah sakit Indonesia sebagai upaya transformasi digital layanan kesehatan. Rumah Sakit Namira Palembang telah mengimplementasikan RME, namun kepuasan tenaga rekam medis sebagai pengguna utama belum pernah dievaluasi secara sistematis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan tenaga rekam medis terhadap sistem RME di Rumah Sakit Namira Palembang menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh tenaga rekam medis di RS Namira Palembang (n=32) dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner EUCS yang mencakup lima dimensi: Content, Accuracy, Format, Ease of Use, dan Timeliness. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan skala Likert 1–5. Hasil: Tingkat kepuasan keseluruhan berada pada kategori Puas dengan rata-rata skor 3,78. Dimensi Ease of Use memperoleh skor tertinggi (4,12), diikuti Format (3,92), Content (3,85), Timeliness (3,64), dan Accuracy (3,38). Dimensi Accuracy mendapat skor terendah, terutama terkait ketepatan sistem dalam pengisian otomatis data pasien. Saran: Manajemen RS Namira Palembang perlu memprioritaskan peningkatan akurasi sistem melalui audit algoritma validasi data dan optimasi fitur pengisian otomatis, serta meningkatkan kapasitas infrastruktur server untuk mengatasi kelambatan akses pada jam sibuk.Kata Kunci: End User Computing Satisfaction, EUCS, Kepuasan pengguna, Rekam medis elektronik, Tenaga rekam medis
Copyrights © 2026